Marilah Pariwisata Indonesia Belajar dari Maldives
04.24 |

Male - Banyak yang bilang kecantikan Indonesia tak kalah dari Maldives. Tapi tampaknya, kita harus mencar ilmu wacana pariwisata dari mereka. Harus!
Atas permintaan Club Med Kani Maldives, detikTravel dan awak media dari Jakarta datang ke Pulau Kani, Maldives pada simpulan pekan kemarin. Kami bermalam di Deluxe Room, serta mampir pula ke Club Med Finolhu.
Resornya berkelas, dengan akomodasi wisata yang lengkap dan hamparan pantai berpasir putih nan lautnya jernih. Club Med Kani Maldives sendiri sudah ada semenjak tahun 2001 yang selalu ramai kedatangan tamu dari banyak sekali negara, dari Amerika, Eropa, Afrika hingga Asia termasuk Indonesia.
"Kami menjaga lingkungan di resor, tiap pagi ada petugas yang berkeliling membersihkan sampah. Namun, kami juga menyediakan banyak daerah sampah di setiap tempat. Kami pun menggunakan energi yang ramah lingkungan," kata Hotel Service Manager Club Med Kani Maldives, Chokri pada awak media, Sabtu (15/7) kemarin.
Tempat sampah di pinggir pantai Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan |
"Iya, pulau-pulau di Maldives dikelola oleh asing. Itu tak jadi masalah, karena dikelola oleh mereka jadi lebih bersih dan lebih bagus. Mereka begitu menjaga lingkungan dan fasilitasnya, karena itu bisnis mereka," terangnya.
BACA JUGA: Mau Bulan Madu Maksimal di Maldives, Ini Harganya
"Jujur, pulau-pulau yang dihuni oleh penduduk lokal di Maldives bersama-sama juga cantik-cantik. Tapi sayang, pengelolaan menyerupai limbah dan sampah yang tidak baik kesannya kotor," tambah Farish.
Apakah tidak 'marah' pulau-pulau di Maldives dikelola oleh orang asing?
"Tidak kok, marah buat apa? Lagipula tiap resor harus mempekerjakan orang lokal. Di sini kami mampu mendapat pekerjaan. Pemerintah memudahkan birokrasi untuk resor-resor asing," jawabnya.
Mohamad Farish, orang asli Maldives yang bekerja di Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan |
"Kami hanya punya pariwisata untuk hidup. Oleh alasannya yaitu itu, kami harus tahu bagaimana melayani turis. Kami harus ramah, harus senyum, harus friendly," ungkapnya.
Turis yang menikmati pantai Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan |
Hamparan pantai berpasir putih di Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan |
"Di sini, Club Med Kani Maldives para tamu akan merasa nyaman dan aman. Pelayanannya memuaskan, pantainya indah, makanannya enak dan jika tertinggal sesuatu tidak akan hilang. Itulah yang membuat turis senang selama liburan di Maldives," papar Farish.
Sepertinya, kecantikan alam dan keragaman budaya Indonesia memang mampu menyaingi Maldives. Namun itu, belumlah cukup.
Tempat sampah di pinggir pantai Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan
Mohamad Farish, orang asli Maldives yang bekerja di Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan
Turis yang menikmati pantai Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan
Hamparan pantai berpasir putih di Club Med Kani Maldives (Afif/detikTravel) Foto: Afif Farhan
0 komentar:
Posting Komentar