Osaka yang Tidak Pernah Tidur
08.26 |

Osaka - Osaka jadi salah satu denyut nadi turis di Jepang. Saat malam, kota ini seakan enggan untuk tidur. Terutama di daerah Dotonbori.
Osaka menjadi salah satu kota tujuan turis yang liburan ke Jepang. Tak heran, alasannya yaitu atmosfer kota ini sangat mendukung sebagai destinasi liburan. Terutama buat kau belum dewasa muda yang doyan belanja dan hal-hal yang berbau kekinian.
Tengok saja Dotonbori, Sabtu (7/10/2017) malam ibarat dikala detikTravel datang ke sana atas permintaan Booking.com. Ribuan insan memadati daerah yang dikenal sebagai pusat belanja dan wisata kulinernya Osaka ini. Kawasan di sekitarnya ibarat Shinsaibashi dan juga Ebisubashi hingga Namba juga tak kalah ramainya.
Sabtu (7/10) malam kemarin jadi saksi betapa ramainya Dotonbori. Malam minggu, memang saatnya belum dewasa muda untuk keluar dan bergaul dengan sahabat sebayanya. Konon keramaian di Dotonbori bertahan hingga tengah malam.
Wisata belanja di sekitar Dotonbori (Wahyu/detikTravel) Foto: Wahyu/detikTravel |
Meski hujan, tapi Dotonbori tetaplah Dotonbori. Ramai dan penuh oleh manusia. Hujan ibarat tidak menghalangi semangat para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk menjelajahi daerah sepanjang terusan yang menyatukan Sungai Yokobori ini.
Hujan tidak menghalangi para wisatawan (Wahyu/detikTravel) Foto: Wahyu/detikTravel |
Berdiri setinggi 33 meter, papan iklan ini memang sangat menarik. Gaya pelari yang mengangkat kedua tangan dan satu kaki banyak ditiru oleh para wisatawan. Katanya tidak lengkap jikalau ke Dotonbori tanpa berfoto dan memalsukan gaya Glico Man.
Wisatawan bergaya ala Glico Man (Wahyu/detikTravel Foto: Wahyu/detikTravel |
Masih ada banyak dongeng lain untuk dibagikan kepada traveler dari Osaka, Jepang. Nantikan terus artikelnya di detikTravel ya!
Wisata belanja di sekitar Dotonbori (Wahyu/detikTravel) Foto: Wahyu/detikTravel
Hujan tidak menghalangi para wisatawan (Wahyu/detikTravel) Foto: Wahyu/detikTravel
Wisatawan bergaya ala Glico Man (Wahyu/detikTravel Foto: Wahyu/detikTravel
0 komentar:
Posting Komentar