Turis Timur Tengah Pelan-pelan Menyerbu Bali

shares

Beberapa rombongan Raja Salman ketika datang ke Bali (Ardan/detikTravel)

Denpasar - Kunjungan turis Timur Tengah pelan-pelan makin makin banyak ke Pulau Dewata, Bali. Hal itu dikarenakan kunjungan Raja Salman pada awal tahun 2017 ini.

Bulan Maret 2017 jadi bulan yang bakal dikenang bagi dunia pariwisata Indonesia. Sebabnya, di bulan tersebut Raja Salman beserta rombongannya yang berjumlah hingga 1.500 menghabiskan waktu 10 hari liburan mereka di Pulau Dewata Bali selepas kunjungan kenegaraan di Jakarta.

BACA JUGA: Berkah dari Kunjungan Raja Salman ke Bali

"Memang mulai ada peningkatan turis Timur Tengah ke Bali. Kemarin kita promosi 'Salman Road' di Timur Tengah. Itu banyak yang tertarik," ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali, Anak Agung Gede Yuniartha kepada detikTravel, Jumat (22/9/2017).

Dari data Bandara Ngurah Rai, tahun 2016 pada periode Januari hingga Juli tercatat 17 ribu turis Timur Tengah yang datang ke Bali. Tahun 2017 ini pada periode yang sama, meningkat hingga angka 35 ribu.

"Turis Timur Tengah yang ke Bali itu naik Emirates dan Qatar Airways. Mereka suka ke Kintamani dan daerah-daerah pegunungan di utara Bali," jelas Agung Gede.

"Namun hingga ketika ini, turis yang paling banyak ke Bali itu dari China, Australia, India, Jepang dan Inggris. Turis Timur Tengah memang angkanya masih kecil, tapi terus ada peningkatan dan itu bagus," tutupnya.

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar