Belajar dari Peristiwa 2 Bule yang Kehabisan Duit di Pekalongan

shares

Foto: Dua turis bule asal Republik Ceko dan Slowakia yang kehabisan ongkos (Dok Polsek Wiradesa)

Jakarta - Baru-baru ini ada dua turis bule yang kehabisan ongkos ketika traveling di Indonesia. Kejadian tersebut mampu menjadi pelajaran, semoga hal serupa tak terjadi lagi.

Traveler laki-laki Nedomelel Petr (36) asal Republik Ceko dan perempuan, Bratska Jara (29), asal Slowakia mengisi liburan ke Indonesia belum lama ini. Kisah keduanya sempat ramai diperbincangkan gara-gara mereka kehabisan ongkos dan tak mampu membayar hotel di Pekalongan.

Petr dan Jara diketahui sudah menikmati liburan di Bali dan Jawa Timur. Setelah dari Jawa Timur, dengan uang yang ngepas, mereka mau pulang ke negaranya lewat Jakarta. Namun terpaksa menginap di Pekalongan sebab Petr sakit.

Hingga akhirnya, pihak hotel menggratiskan biaya penginapan, dan oleh petugas Polsek Wiradesa, keduanya ditumpangkan sebuah bus tanpa perlu bayar. Sesampainya di Jakarta mereka diarahkan menuju kedutaan.

Kejadian kehabisan uang yang menimpa dua bule ini tentu dibutuhkan tak menimpa traveler lain. Liburan yang seharusnya berujung bahagia, malah jadi tercampur dengan cerita sedih.

Nedomelel Petr dan Bratska Jara (Dok Polsek Wiradesa)Nedomelel Petr dan Bratska Jara (Dok Polsek Wiradesa)
Blogger yang dikenal sebagai Bowie Holiday, yang sudah banyak menjelajah Indonesia hingga luar negeri, mengatakan bahwa sebaiknya supaya program liburan mampu berjalan lancar, paling tidak traveler masing-masing harus punya uang cadangan.

"Buat traveler backpacker atau apapun, mau traveling berapa lama sepuasnya bebas, asal punya simpanan. Kalau ada apa-apa, jikalau kehabisan uang masih ada uang. Kalau kerampokan atau apa, masih punya yang juga," ujar Bowie dalam perbincangan via telepon dengan detikTravel, Senin (11/9/2017).

Traveling irit ala backpacker sekalipun menurutnya tetap harus punya cadangan uang. Karena memang banyak hal tak terduga di luar rencana yang mampu terjadi selama jalan-jalan, baik di dalam maupun luar negeri.

Ia juga menyarankan sebaiknya pemerintah lebih mengetatkan lagi soal syarat untuk mampu traveling ke Indonesia. Paling tidak traveler yang ingin menjelajah indahnya alam Indonesia memiliki biaya yang cukup, sehingga liburan mereka pun mampu sesuai dengan keinginan.

"Kita yang mau ke luar negeri saja mesti ada syarat tabungan dan cetak rekening koran buat visa. Harusnya pemerintah juga nggak (membolehkan) sembarang turis dari negara ajaib untuk masuk ke Indonesia sebebasnya, tetep ada syaratnya juga," tutur Bowie yang juga pernah mencicipi suka sedih traveling ala backpacker.

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar