Tua-Tua Keladi! Turis Manula Traveling Buat Cari Jodoh
02.55 |

Jakarta - Liburan bersama pasangan rasanya sudah antimainstream bagi para manula ini. Tren nyeleneh ini ialah turis manula yang liburan untuk cari jodoh!
Dikumpulkan detikTravel dari banyak sekali sumber, salah satunya Daily Mail, Kamis (3/8/2017)Penelitian terbaru mengungkapkan, semakin banyak traveler paruh baya yang traveling ke luar negeri, untuk menemukan cinta. Satu dari lima wisatawan manula berkata, lebih mungkin bagi mereka memiliki korelasi asmara ketika liburan, pada usia 50-an daripada dikala muda.
Bahkan satu dari sepuluh traveler ini mengaku telah memiliki korelasi asmara yang eksotis. Beberapa traveler bahkan mengaku merencanakan liburan mereka murni berdasarkan peluang untuk menemukan cinta ketika traveling.
Sebelumnya, liburan dengan cara ini sudah sangat populer di kalangan traveler muda. Tapi, nampaknya traveler manula pun dirasa cocok untuk mereka.
Misalnya Maria Cotnoir (61), ia menikah dengan seorang pelayan asal Gambia berusia 35, hanya untuk kepentingan si pria memperoleh visa Inggris. Italia merupakan destinasi populer untuk para traveler berusia 50 tahunan, dilanjutkan dengan Spanyol dan Yunani.
Sebuah perusahaan asuransi Staysure mengadakan jajak pendapat. Mereka menemukan sebanyak 61 persen traveler berusia di atas 50 tahun yang terlibat dalam asmara dikala liburan, tidak akan memberitahu teman-temannya perihal hal itu.
Umur korelasi ini pun tak mampu di prediksikan secara pasti. Setengah dari turis cukup umur berkata seringkali korelasi dilanjutkan, setelah mereka final liburan. Tidak sedikit juga yang hanya berlangsung beberapa minggu.
Dari pertanyaan yang dilemparkan ke lebih dari 50 responden, menyampaikan bahwa mereka bertemu calon suami atau istri dikala ini dikala liburan. Menurut 60 persen wisatawan dewasa, terlepas dari perangkap terlibat korelasi asmara, liburan dipandang sebagai cara yang baik untuk keberhasilan suasana romantis.
Ryan Howsam, Kepala Eksekutif perusahaan Staysure berkata banyak turis berusia lebih dari 50 tahun pergi berlibur untuk menemukan cinta. Ada juga beberapa di antara mereka pasangan yang telah menikah dan ingin bulan madu untuk kedua kalinya.
Penelitian ini juga menyampaikan bahwa satu dari lima orang mengeneal seseorang yang bertemu jodohnya dikala liburan. Walaupun menyenangkan, namun hal ini perlu diwaspadai alasannya keselamatan pribdai tetap jadi prioritas utama.
0 komentar:
Posting Komentar